• Perihal

slametsukanto

~ about making ideas happens

slametsukanto

Tag Archives: inspiration

Tapak Tuan

31 Wednesday Jul 2024

Posted by slametsukanto in kontemplasi

≈ Leave a comment

Tags

inspiration, life, travel, traveling, travelling


Luarbiasa !!

Kesempatan libur Hari Lahir Pancasila tahun 2023, yang disambung Hari Raya Waisak di tanggal 4 Juni-nya, saya menyempatkan diri mengunjungi anak lanang yang sedang bertugas di KPP Pratama Tapak Tuan yang berada di Kabupaten Aceh Selatan.
Dimas memulai penempatannya di 6 Maret 2023 setelah lulus dari PKN STAN jurusan Akuntansi dan mendapatkan instansi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Bersamanya ada 2 anak lagi jurusan Pajak Iqram dan Ardi. Si Iqram berasal dari Pare Pare sedangkan si Ardi berasal dari Tambun, Bekasi.

Perjalanan ke Tapak Tuan mesti mempersiapkan fisik yang cukup mengingat waktu tempuh yang cukup lama terutama perjalanan darat menggunakan travel dari Kuala Namu ke Tapak Tuan yang menghabiskan sekitar 10 jam, menyusuri jalur sepanjang kurang lebih 400 kilometer melewati beberapa kota dan kabupaten di Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh.

Saya sendiri memulai perjalanan dengan Kereta Api dari Semarang Tawang jam 05:55 pada Kamis pagi, dengan tujuan Stasiun Gambir Jakarta, dilanjut dengan Bus Damri rute Gambir – Bandara Soekarno Hatta Terminal 1A.

Dengan menggunakan Super Air Jet yang akan terbang dari Soetta ke Kuala Namu, saya sudah diberi masukan terkait pilihan waktu yang tepat utk melakukan perjalanan berikutnya dari Kuala Namu ke Tapak Tuan.

Meski awalnya terjadi kesalahpahaman terkait pemakaian jasa travel “langsung” atau “reguler”, pada akhirnya saya merasa bersyukur menggunakan jasa travel secara langsung yang ternyata berarti charter. Dengan charter yang tentu saja harus merogoh kocek lebih dalam, saya bisa meluruskan pinggang di baris belakang dan tidur hampir 4 jam, atau dari Berastagi ke Subulussalam.

Pemberhentian pertama saya lakukan dalam rangka berbuka puasa dan mengisi perut yang kosong di rumah makan padang, masih di pinggir kota Medan.

Pemberhentian selanjutnya di Subulussalam, ternyata adalah wajib bagi pelaku jasa travel setelah mengarungi duapertiga waktu perjalanan. Warung Bang Jali, semacam pujasera dengan aneka tawaran makanan, dan pilihan saya jatuh ke roti canai yang ternyata jauh beda rasanya dengan bikinan Bang Alim Prata di Tanjung Uban. Tawaran minuman yang agak lain, jatuh ke Teh Susu Telor, dengan dominasi manisnya susu. Tapi tentu saja alhamdulillaah bisa mengisi perut agar terhindar dari masuk angin.

Rumah Makan Bang Jali Subulussalaam

Oh ya, teman perjalanan saya yang juga provider jasa travel bernama Hendra, seorang putra daerah asli Tapak Tuan, beristri dan beranak satu. Bisa dibayangkan banyaknya materi perbincangan kami selama perjalanan mulai dari politik hingga keagamaan.

Saya tiba di Tapak Tuan sekitar pukul 05:00, waktu subuh, dan Hendra mengarahkan mobil untuk berhenti di Masjid Al Istiqamah, mesjid raya Tapak Tuan. Saya kemudian menghubungi Dimas untuk menjemput, walaupun default-nya tugas travel adalah mengantarkan customer hingga di depan rumahnya .

Setelah melaksanakan sholat subuh di Masjid Al Istiqamah, dengan menggunakan motor vario-nya, Dimas membawa saya ke rumah kontrakan yang ternyata jaraknya tidak terlalu jauh dari masjid. Dan nyatanya, kota Tapak Tuan adalah kota kecil yang bisa sebentar saja dikelilingi. Kecuali ke arah kanan kirinya yang sudah beda kecamatan.
Masjid Ar Rayan Gampong Jambo Apha

Lokasi kontrakan ada di Gampong Jambu Apha, sebuah rumah yang didominasi warna orange milik seorang pejabat di institusi kehakiman. Rumah tingkat empat kamar yang secara kontinyu ditinggali oleh pegawai Pajak. Dimas bersama Ardi dan Iqram bersyukur punya senior yang bersedia menampung dan menempatkan mereka di dua kamar tersisa setelah pegawai sebelumnya memilih kontrak sendiri karena membawa keluarga.

Rumah ini dekat sekali dengan masjid dan ada tiga spot makam di sekelilingnya. Dengan masjid hanya berjarak 50 meter dan suara azan terdengar sangat nyaring. Rasanya tidak ada alasan kalau pas ada di rumah untuk tidak melangkahkan kaki ke masjid. Masjid Ar Rayan namanya, dengan nuansa bersih karena seluruh bangunan dicat putih. Di masjid inilah saya mendapatkan kenalan seorang pensiunan kantor pajak bernama pak Zainal yang pensiun 13 tahun yang lalu.
Sayang saya belum sempat memenuhi undangannya untuk mampir ke rumahnya keliatan bumbung atapnya dari teras masjid.

Selama tiga hari selanjutnya, Jumat sampai Minggu, saya habiskan waktu berdua Dimas. Belanja beberapa kebutuhan kebersihan rumah, membeli plistur untuk mengecat meja, merasakan dinginnya sumber air yang hanya berjarak limaratus meter dari rumah, lari bareng di Sabtu pagi, sarapan pagi, ngopi di kedai kopi tua dekat pelabuhan, mengunjungi situs tapak Tuan Tapa, makan siang di Rindu Alam, dan mengunjungi KPP Pratama Tapak Tuan. Ardi dan Iqram sesekali kami ajak keluar untuk makan dan ngopi bareng.

Tiga hari terasa sangat singkat untuk selalu bersama Dimas dan teman-temannya, Ardi dan Iqram. Tiga hari yang mudah-mudahan bisa menguatkan mereka untuk bisa mensyukuri dan menerima apa yang sudah menjadi kehendak Alloh dengan menempatkan mereka di lokasi tugas saat ini.

Alloh akan selalu menjaga kalian.

Omah Cilik

31 Wednesday Jul 2024

Posted by slametsukanto in kontemplasi

≈ Leave a comment

Tags

inspiration, life, personal, traveling, travelling


Kami tinggal di suatu daerah, yang kalau hal itu disampaikan ke orang yang nanya, pasti akan ada pertanyaan lanjutan : dimana itu?
Ya, meski asli Tegal, Jawa Tengah, saya sudah memutuskan homebase di Tanjung Uban, sebuah kota kecil di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Kota kecil yang di tahun 1995, di awal saya menginjakkan kaki, masih sepi, dengan sentra keramaian ada di sekitar jalan Merdeka dan RE Martadinata. Jumlah tokonya ya hanya sebanyak letter T jalan itu dengan variasi kedai kopi plus jualan lontong sayur Seloka, toko baju kak Bokya, bengkel motor Ahwa Panorama, toko klontong Bahagia, toko elektronik Bali, toko bahan bangunan Papan. Dan yang akhirnya saya nyatol jadi penduduk lokal situ ya Rumah Makan Suwajar, atau Warung Sate Daeng Tali. Kenapa? Ya karena saya dapet anaknya yg jualan sate itu.

Tahun 1995 adalah awal penempatan kami berlima selepas lulus dari Program Diploma III Kepabeanan dan Cukai yang pendidikannya dilaksanakan di Jurangmangu Timur, Tangerang. Kami di tugaskan di Kantor Inspeksi Bea Cukai Tanjung Uban, dengan jabatan struktural kepala kantor setingkat eselon IVa. Kantor kecil yang saat itu dibebani tugas melayani pembangunan Kawasan Wisata Lagoi dan Kawasan Industri Lobam. Cerita tentang Lagoi dan Lobam ini alan saya tulis di bagian lain.

Kembali ke cerita Tanjung Uban.
Saya masih ingat, saat penduduk Tanjung Uban masih sedikit, dengan jumlah kendaraan roda empat yang juga masih sangat terbatas (didominasi kendaraan dinas dan proyek), hampir setiap hari saya bisa berpapasan muka dengan orang yang itu-itu saja. Jadi sering sekali klakson motor berbunyi, bukan karena ada hambatan kemacetan di jalan, tapi karena menyapa kenalan yang berpapasan di jalan. Lebih-lebih saat sore hari, saat saya sama istri jalan sore menikmati suasana. Menurut saya, itu satu hal yang rasanya dirindukan saat sekarang sudah banyak pendatang dan menggunakan mobil (yang kadang berkaca gelap).

Dari awal, istri saya paham benar, bahwa suaminya adalah Pegawai Negeri Sipil, yang ada limitasi masa dinasnya. Dia paham juga dengan melihat contoh saudara kerabat yang sudah menjalani pensiun, ujung-ujungnya harus siap dengan kondisi mengelola uang pensiunan untuk menutup semua pengeluaran rutin. Karenanya, pilihan kami mengambil rumah secara kredit tipe 45 lewat KPR BTN, adalah pilihan yang realistis. Kami harus memikirkan bahwa rumah kami nantinya ya harus dirawat dengan baik menggunakan dana yang ada dari penyisihan hingga mengarungi masa pensiun. Mungkin memaksakan diri bikin rumah gede bisa, tapi setelah itu biaya perawatannya gimana? Bayar listriknya gimana? Bersihin rumahnya gimana?

Kami juga nggak pengin komplek perumahan kami jadi komplek mewah atau punya nilai jual tinggi. Sekali lagi ya mikirnya nanti kalau jadi komplek mewah bayar iuran warganya tinggi, tek-tekan pas Agustusan nggak bisa lagi cukup limapuluh ribu.. 😁

Tapi ya bisa jadi itu cuma alasan aja nggak bisa bikin/ beli rumah bagus dan gede. Karena mampunya saya ya begitu saja. Secukupnya.

Jadi kalau temen2 pas maen ya kadang mungkin mbatin, kok rumahnya kecil gini.. 😃 wis gpp, sing penting nyaman, sehat dan bahagia.

tugas baru

31 Wednesday Jul 2024

Posted by slametsukanto in kontemplasi

≈ 1 Comment

Tags

buku, featured, inspiration, life, personal


Mulai 24 Juni 2024 lalu, posisi baru diluar institusi yang lebih dari 30 tahun saya geluti menempel di pundak. Posisi yang alhamdulillahnya setingkat lebih tinggi meskipun diluar kementerian awal. Ya, saya menempati posisi baru di Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus yang dibentuk dengan mengacu kepada Perpres no 8 tahun 2022. Lembaga yang relatif baru lahir dari banyak bapak dalam wadah Dewan Nasional KEK diketuai oleh Menko Perekonomian, dengan ada banyak kementerian lainnya sebagai anggotanya.

Sebagai sebuah lembaga baru, dengan segala keterbatasan resource, mampu bergerak mengakselerasi tumbuhnya banyak Kawasan Industri baru dengan menggunakan predikat fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus dengan segala previlegenya. KEK yang sejatinya telah diberi payung hukum sejak 2009, diperkuat dengan diundangkannya Undang-undang Cipta Kerja. Terlebih dengan ditetapkannya Kawasan Ekonomi Khusus sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini ada sekitar 22 (duapuluh dua) Kawasan Ekonomi Khusus di seluruh wilayah Republik Indonesia. Dah.. perkenalan dan promosi tentang apa itu KEK cukup..

Kembali ke cerita tentang new assignment saya..
Saya ditempatkan di kantor yang memiliki nama resmi Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Gresik yang berada tentu saja di Gresik, sebuah kota kabupaten di wilayah timur pulau Jawa. Penamaan Administrator sendiri mengingatkan saya pada administrator pelabuhan dan administrator bandara sebelum kemudian berubah lagi menjadi Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan serta Kantor Otoritas Bandara. Sebuah institusi vertikal dipimpin oleh pejabat setingkat eselon 2.

Bahwa pendudukan saya di posisi setingkat dibawah Kepala Administrator melalui seleksi internal yang dimotori oleh Biro SDM Kementerian Keuangan. Tentu saja dengan didahului penawaran keberminatan. Nah.. disinilah asal muasalnya kenapa saya mau apply penawaran ini. Ya.. tentu saja karena rupanya ada jabatan target di wilayah homebase saya, di Administrator KEK Galang Batang di Pulau Bintan. Rasanya kok enak kalau bisa lolos naik jabatan, tapi di homebase, di luar jawa pula.

Nah.. sampailah kemudian dimana fixed bahwa penugasan saya dari Kementerian Keuangan di Sekjen Denas KEK adalah di Kantor Administrator KEK Gresik, kota kabupaten berjarak satu jam dari Surabaya dan pernah saya sambangi saat ziarah makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, pas saya dinas di Bea Cukai Tanjung Perak tahun 2008 s.d 2011.

Yo wis alhamdulillaah, saya bisa menikmati dialek jawa timuran lagi setelah meninggalkan Surabaya tahun 2011. Dengan catatan beberapa kulineran mesti saya skip seperti rujak cingur sapi, soto ayam lamongan, dan tentu saja bebek goreng. Sisanya masih masuk ke perut, seperti bandeng, belut, sop kaki kambing, dan pecel.

Saya cuma bisa minta do’anya saja semoga penugasan dua tahun di KEK Gresik ini bisa lancar dan barokah sak kabehane.. aamiin..

Recent Posts

  • Klaster Asli
  • Tapak Tuan
  • Omah Cilik
  • tugas baru
  • Poluan

Recent Comments

Anwar Hidayat's avatarAnwar Hidayat on tugas baru
slametsukanto's avatarslametsukanto on Gedung Negara
Shinta's avatarShinta on Gedung Negara
slametsukanto's avatarslametsukanto on sei bati, bandara perintis di…
RHA Airport's avatarRHA Airport on sei bati, bandara perintis di…

Archives

  • November 2025
  • July 2024
  • June 2017
  • October 2016
  • June 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • November 2015
  • March 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • March 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • September 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • March 2013
  • January 2013
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • April 2012
  • March 2012
  • February 2012
  • January 2012

Categories

  • gawean
  • jalan-jalan
  • kontemplasi

Blog Stats

  • 29,333 hits
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Blogs I Follow

  • Catatan Anak Bangsa
  • Kumpulan Tulisan El
  • Dinnar Homestay Surabaya Indonesia
  • pelangi.kata
  • Tulisan ringan alumni STAN
  • Aku Yang Berlumur Dosa
  • santo for mitsubishi bintaro
  • Tamar Devils_Manchunian
  • ummulnurien.com
  • cerita anwar
  • padmanaba
  • erliharyanto
  • Memento
  • Look, Think and Write
  • kotakpermen.wordpress.com/
  • beautifulhello.wordpress.com/
  • website situnis
  • Lambangsarib's Blog
  • kembalikan, kampung halamanku
  • RISTEK FT UNNES

tulisan saya

kunjungan

  • 29,333 hits

lima terbaru

  • Klaster Asli
  • Tapak Tuan
  • Omah Cilik
  • tugas baru
  • Poluan

Blog at WordPress.com.

Catatan Anak Bangsa

raga pasti mati, tulisan mungkin abadi

Kumpulan Tulisan El

Selalu ada Petunjuk, Untuk Kemudahan

Dinnar Homestay Surabaya Indonesia

Penginapan sederhana berfasilitas bintang lima, Lokasi di Surabaya Selatan, dekat dengan Masjid Al-Akbar Surabaya.

pelangi.kata

saat goresan kata menciptakan warna ide yang nyata..

Tulisan ringan alumni STAN

mengikat ilmu dengan menuliskannya...

Aku Yang Berlumur Dosa

kusadar hidup ini hanya sebentar...dan kubersyukur hari ini masih mendapat kasih sayang...

santo for mitsubishi bintaro

The greatest WordPress.com site in all the land!

Tamar Devils_Manchunian

Hidup lebih baik saling berbagi ilmu untuk meraih kesuksesan

ummulnurien.com

cerita anwar

Just another WordPress.com weblog

padmanaba

erliharyanto

Ya Allah, tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus

Memento

- memento mori, memento vivere -

Look, Think and Write

kotakpermen.wordpress.com/

beautifulhello.wordpress.com/

website situnis

travelling

Lambangsarib's Blog

Catatan Orang Biasa

kembalikan, kampung halamanku

tentang kampung, tentang halaman, tentang apapun

RISTEK FT UNNES

Kerohanian Islam Teknik

Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use.
To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy
  • Subscribe Subscribed
    • slametsukanto
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • slametsukanto
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar